Langkah Mudah Merekrut Karyawan Freelance yang Perlu Dipahami HRD

Langkah Mudah Merekrut Karyawan Freelance yang Perlu Dipahami HRD

Mengelola sebuah bisnis, baik yang baru maupun yang sedang berkembang tentu saja tidak bisa dikerjakan sendirian. Langkah yang paling tepat untuk membantu Anda dalam menjalankan sebuah bisnis adalah dengan merekrut karyawan. Sebelum melakukan perekrutan karyawan, ketahui hal apa saja yang harus dilakukan dan apa saja yang harus dihindari dalam merekrut karyawan baru. Hal tersebut bertujuan agar Anda lebih mudah dalam mendapatkan calon karyawan yang tepat. Anda dapat merekrut karyawan freelance, karyawan full-time atau part-time yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Freelance adalah bekerja secara lepas tanpa ikatan kontrak dengan perusahaan tertentu, dimana pekerjanya sering disebut sebagai freelancer atau pekerja lepas. Para pekerja lepas pada umumnya bekerja secara mandiri, tidak terikat perjanjian jangka panjang dengan satu perusahaan atau pada pemberi pekerjaan tertentu. Ketahui lebih banyak tentang bagaimana merekrut karyawan freelance di blog hrd ini.

  1. Strategi Merekrut Karyawan Freelance

    Merekrut karyawan freelance untuk menyelesaikan pekerjaan perusahaan bukanlah hal yang buruk. Dalam hal penggajian, biasanya upah seorang freelancer tidak terlalu memakan biaya besar yang bisa menghabiskan kas perusahaan. Selain itu sudah cukup banyak juga perusahaan yang mengandalkan tenaga freelance untuk berbagai bidang dalam penyelesaian proyek perusahaan baik yang berskala besar ataupun kecil. Lalu, bagaimana strategi yang tepat untuk menemukan karyawan freelance yang sesuai?

    1. Melalui platform freelancer terbaik

    Mencari karyawan freelance memang gampang-gampang susah. Namun Anda bisa mencarinya di platform website info lowongan kerja atau pekerja lepas yang sudah tersedia seperti sribulancer, projects.co.id atau lainnya. Anda dapat membuat penawaran pekerjaan melalui platform tersebut kemudian menunggu sampai ada freelancer yang menawarkan jasanya. Yang lebih praktis adalah, Anda bisa langsung memilih dan mewawancarai para freelancer via online, tidak perlu repot harus datang ke perusahaan. Saat mencari freelancer terbaik via platform freelancer tersebut, sebaiknya perhatikan juga bagaimana review klien sebelumnya. Agar dapat mempertimbangkan apakah freelancer tersebut sanggup menyelesaikan pekerjaan yang diminta atau tidak.

    2. Memastikan portofolio

    Portofolio merupakan salah satu hal penting yang perlu dilihat ketika akan memilih seorang freelancer. Pastikan bahwa pilihan Anda tepat dan berpengalaman yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Dengan adanya portofolio, maka Anda bisa mengetahui rekam jejak pengalamannya, sudah memberikan karya apa saja, sudah bekerja pada siapa dan hal penting lainnya. Dengan begitu, kualitas freelancer pun bisa terlihat.

    3. Memanfaatkan koneksi

    Apakah Anda memiliki koneksi atau kenalan yang ahli di dalam bidangnya? Misalnya, bisnis atau perusahaan Anda sedang membutuhkan seorang akuntan untuk mengatur keuangan perusahaan, maka Anda bisa mencoba untuk mencari orang yang memang sudah Anda kenal dan profesional dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut. Dengan begitu, proses pemilihan freelancer akan lebih mudah tanpa harus melakukan seleksi pada banyak orang.

    4. Penyebaran informasi melalui sosial media

    Media sosial dapat menjadi tempat terbaik untuk menemukan seorang freelancer. Bahkan penyebaran informasi melalui media sosial dapat tersebar dengan cukup cepat. Cobalah untuk manfaatkan instagram, Linkedin ataupun twitter untuk mencari orang yang tepat dan berpengalaman dalam bidangnya yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda.

    5. Memastikan identitas kandidat

    Meskipun Anda hanya merekrut karyawan freelance, yang dipekerjakan secara insidentil dan tidak akan mengkontraknya dalam waktu lama, namun Anda tetap harus memastikan identitasnya. Hal tersebut sangat berguna, karena identitas yang lengkap juga dapat menguntungkan untuk perusahaan apabila sewaktu-waktu membutuhkan lagi jasa freelancer tersebut.

    6. Melakukan riset upah atau gaji

    Sebelum memberikan tawaran upah atau gaji, sebaiknya Anda mencari tahu berapa upah secara umum seorang freelancer dalam bidangnya. Karena bagaimanapun juga seorang freelancer harus mendapatkan haknya dengan baik. Bagi freelancer berpengalaman, biasanya proses negosiasi juga menjadi hal penting. Karena mereka tidak segan untuk menolak jika memang harga yang mereka terima tidak sesuai dengan yang mereka inginkan. Oleh sebab itu, apabila perusahaan tidak ingin kehilangan freelancer terbaik maka harus melakukan riset harga upah terlebih dahulu.

  2. Keuntungan Merekrut Karyawan Freelance

    Terdapat beberapa keuntungan yang akan diperoleh jika merekrut karyawan freelance. Di antaranya adalah:

    1. Menghemat pengeluaran, karena karyawan freelance pada umumnya dibayar per proyek sehingga perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya rutin untuk gaji setiap bulan.

    2. Ada banyak tenaga lepas profesional dari dalam negeri maupun luar negeri yang lebih berpengalaman yang dapat ditemukan di internet.

    3. Lebih fleksibel, karena para karyawan freelance biasanya mengatur jam kerjanya sendiri.

    4. Karena bekerja secara mandiri, para freelancer sadar bahwa mereka membutuhkan klien untuk memperoleh pemasukan. Jika mengecewakan klien, maka mereka akan dengan mudahnya kehilangan kesempatan kerja dan penghasilan pun dapat berkurang. Itulah sebabnya, mengapa pada umumnya para freelancer akan berusaha melayani dengan sepenuh hati demi kepentingan mereka sendiri.

Sebagai pemilik bisnis, mengetahui apa saja yang dibutuhkan sebelum merekrut karyawan merupakan hal yang sangat penting. Misalnya, apakah Anda perlu merekrut karyawan freelance, full-time, atau part-time? Departemen apa yang sedang dibutuhkan, apakah marketing, akuntansi atau lainnya? Adakah keahlian tertentu yang dibutuhkan dan dipersyaratkan? Selain itu, Anda juga harus membuat daftar pekerjaan apa saja yang akan dilakukan oleh calon karyawan yang Anda rekrut nantinya.

Apapun jenis karyawan yang bekerja di perusahaan Anda, pastikan Anda menjamin hak dan kesejahteraan karyawan. Untuk pengelolaan karyawan yang lebih mudah dan praktis, gunakan software HR Sleekr. Sleekr dilengkapi dengan fitur-fitur terbaik yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda.